Trending

Akhirnya Terungkap Istri Ferdy Sambo dan Sopir Pribadi Diduga Selingkuh

Akhirnya Terungkap Istri Ferdy Sambo dan Sopir Pribadi Diduga Selingkuh  Akhirnya terungkap bahwa istri Ferdi Sambo

nomor.me – Akhirnya Terungkap Istri Ferdy Sambo dan Sopir Pribadi Diduga Selingkuh  Akhirnya terungkap bahwa istri Ferdi Sambo, Putri Kandrawati dan Strong Marhu, diduga berselingkuh.Hal itu diungkapkan Deolipa Yumara saat Deolipa masih menjadi kuasa hukum Bharada E.Bharada E mengaku menduga ada hubungan gelap antara Putri Candrawati dengan sopir dan pembantu rumah tangganya, Strong Maruf.

Menurut Deoripa, kecurigaan Varada E terhadap hubungan Putri Kandrawati dan Strong tidak berdasar. Ada dugaan Putri Kandrawati berzina dengan Strong.

“Jadi Barada E atau Eliezer mengatakannya, dan dia sudah merasakannya. Eliezer berkata, ‘Kurasa kakak, Kuat sedang bermain dengan Putri.’ Oh ya, jawabku./2022) malam.

Jadi, menurut Deoripa, kuat dugaan motif pembunuhan Brigadir J adalah karena Kuat dan Putri ingin menyembunyikan hubungan terlarang mereka, yang ditemukan Brigadir J saat berada di Maglang.

“Jangan ditunda. Motif pembunuhan ini adalah Joshua melecehkan Putri di Magelang. Tidak ada kebohongan. “Itulah mengapa Joshua diburu dan dijadikan sasaran,” kata Deoripa. BACA JUGA : DETIK-DETIK Brigadir J Tewas, Sempat Memohon di Depan Bharada E Sebelum Ditembak

Deolipa mengatakan saat Brigadir J ditangkap, Putri Candrawati langsung memanggilnya Bharada E dan Bripka Ricky yang sedang mengantarkan makanan untuk anak-anak di sekolah Taruna Nusantara, sedangkan Kuwat memanggilnya Ferdy Sambo. Dia mengatakan ini diperkuat oleh fakta bahwa

Kuat dan Putri membuat marah Ferdi Sambo, menyebabkan Brigjen J.

“Jadi saat ketahuan, Putri menelpon Bripka RR via Barada E dan Kuat menelpon Sambo. Ini tentang menyelaraskan persepsi mereka, jadi seolah-olah Joshua adalah pelaku pelecehan itu.

Menurut Deolipa, Kuwat diduga memiliki hubungan asmara antara Kuwat dan Putri karena ia adalah sopir Putri Candrawati selama lebih dari sepuluh tahun.
Mengenai rekonstruksi yang dilakukan di rumah Ferdi Sambo dan memperkenalkan lima tersangka, kata Deoripa, namun tidak mengungkap motifnya. bACA JUGA : Ferdy Sambo Peluk-Cium Putri saat Proses Rekonstruksi di Rumah Dinas

“Yang direkonstruksi adalah penembakan serupa dengan BAP, melihat korespondensi antara pernyataan lima tersangka, tanpa mengungkapkan motif,” kata Deolipa.

Menurutnya, dalam kasus pembunuhan berencana Brigjen J, motifnya tidak terlalu penting. Yang terpenting, buktikan bahwa kelima tersangka itu adalah pembunuhan berencana.

“Motifnya tidak begitu penting, tapi bisa jadi ada untuk memperkuatnya. Belum tentu karena pelecehan Brigjen J terhadap Putri, karena itu sangat kecil kemungkinannya.”

Padahal, Deoripa berdasarkan keterangan dan analisis Barada E, motif yang paling mungkin adalah Kuat dan Putri melakukan perbuatan asusila dan J.

“Joshua akhirnya menjadi korban karena ketahuan,” katanya.

Mengenai laporan Kuat bahwa dia melihat Putri membawa Kandrawatinya, sebenarnya menurut Deolipa, yang sebenarnya terjadi adalah Kuat yang sedang menggendong Putri dan ditangkap oleh Brigadir J.

“Yang terjadi justru sebaliknya. Kuat menggendong Putri, tapi Brigjen J. tahu,” katanya.

“Mereka tidak ingin Brigjen J atau Joshua mengungkapkannya kepada Sambo, jadi Putri dan Kuat memfitnah Joshua ini.

Sebelumnya, Inspektur Jenderal Dedi Prasecho, kepala departemen urusan masyarakat Polri, mengatakan tersangka dalam komplotan pembunuhan Brigjen J. kata. Rumah dinas Sambo di Durentiga, Jakarta Selatan.

Tersangka, termasuk Irjen Ferdi Sambo, mantan Kepala Divisi Propham Polri, dan istrinya Putri Kandrawati, akan ikut serta dalam rekonstruksi.

Dedi mengatakan, rekonstruksi akan dilakukan di TKP di kediaman resmi Irjen Ferdy Sambo di kompleks polisi He Duren Tiga, Jakarta Selatan.

“Informasi kedua dari Pak Dirtipidum, Selasa 30 Agustus 2022 akan menjalani rekonstruksi di TKP Duren Tiga,” kata Detektif Polri, Jumat (26 Agustus 2022). Dedi-nya dari Biro Investigasi mengatakan.

Tujuan dari rekonstruksi tersebut adalah agar jaksa penuntut umum (JPU) memiliki gambaran yang lebih jelas tentang kasus tersebut. Oleh karena itu, berkas perkara segera dinyatakan lengkap dan diteruskan ke persidangan.

“Berkas P21 bisa segera dibuat agar jaksa lebih jelas dan sederajat atas fakta dan keterangan tersangka dan saksi BAP,” kata Dedi.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Back to top button